Transcript of Apapun masalahmu, hanya DIA yang sanggup menolongmu‼️ Ps Henny Kristianus || Motivasi Kristen
Video Transcript:
Anda harus cari Tuhan kalau punya masalah. Anda jangan cari manusia. Manusia terbatas. Enggak ada manusia sakti. Saya jamin enggak ada manusia sakti. Cuma Tuhan yang bisa sembuhkan kamu. Hanya Tuhan yang bisa tolong kamu. Masalah pernikahanmu, masalah anak-anakmu, Tuhan yang bisa tolong kamu. Bukan saya. Amin. Apalah manusia kata firman Tuhan cuma hembusan nafas saja. Kita cuma debu. Di hidup saya ini enggak ada yang saya bisa andalin. Saya kasih tahu enggak ada konglomerat. Banyak hal di hidup kita ini yang kita gak pahami. Jadi rahasia dan misterinya Tuhan kita. Saya sebagai hamba Tuhan gak bisa jelasin Bu Heni kenapa begini? Bu Heni kenapa begitu. Saya yakin gini ada hal-hal yang tetap jadi misterinya Tuhan buat kita karena Dia Tuhan dan kita cuma manusia. Jangan tanya dia. Don't question him. Why Lord? Why Lord? Just learn to give thanks. Katakan, "Terima kasih Tuhan. Aku percaya segala sesuatunya indah pada waktumu." Amin. Engkaulah sumber kekuatan dalam hidup kami, Tuhan. Kami enggak mampu hidup tanpa Tuhan. Bahkan untuk bernafas kami butuh Tuhan. Untuk bisa bangun tiap pagi kami butuh Tuhan. Kami enggak bisa mikir tanpa hikmat yang dari Tuhan. Bapa, Engkaulah kekuatan di hidup kami. Waktu kami enggak berdaya, Tuhan, cuma Tuhan satu-satunya pengharapan dalam hidup kami. Saat ini kami yang datang dengan segala kesesakan. Kami enggak berdaya, Tuhan. Kami mungkin yang sakit saat ini. Kami mengangkat tangan di hadapan-Mu. Tanda kami menyerah sama Tuhan. Kami mau bilang, kami butuh Engkau Tuhan. Kami percaya bahwa Tuhanlah yang akan menjadi kekuatan dalam hidup kami. Tuhan, Kau akan yang mencurahkan kekuatan dari tempat yang maha tinggi buat kami semua. Kami menanti-nantikan Tuhan dan kami akan dapat kekuatan yang baru. Terima kasih Bapa. Jemaat Tuhan silakan duduk kembali. Mazmur 18 ayat yang ke-7 bilang gini. Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada Tuhan, kepada Allahku, aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari baitnya. Teriakku minta tolong kepadanya sampai ke telinganya. Kepada siapa Anda berseru menentukan kemenanganmu? Katakan amin. Raja Daud berkata, "Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada Tuhan, kepada Allahku, aku berteriak minta tolong." Waktu Anda dalam kesesakan, Anda berseru kepada siapa? Anda berteriak minta tolong sama siapa? Karena sungguh kepada siapa Anda berseru akan menentukan kemenanganmu. Mazmur 46 ayat yang kedua, kita baca sama-sama. Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Katakan amin. Waktu kita lagi penuh kesesakan, waktu kita tuh lagi susah banget. Kita tuh putus pengharapan. Mungkin kita menghadapi sakit penyakit yang kita tahu itu sangat mengerikan. Banyak hal di hidup ini yang sebenarnya saya yakin kita enggak bisa ditolong sama manusia. Uang enggak bisa nolong kita dan kita cuma butuh Tuhan. Amin. Saya enggak tahu bagaimana orang itu bisa hidup tanpa Tuhan gitu. Karena buat saya hanya untuk berpikir saja kita tuh butuh hikmat Tuhan di hati kita. Amin. Bisa bangun tiap pagi aja tuh butuh kasih karunia Tuhan. Kita bisa bekerja saja. Kekuatan yang kita punya untuk bangkit ini dari Tuhan. Kita bisa lakukan apapun semua tuh dari Tuhan. Enggak ada kehebatan kita sama sekali. Waktu saya dalam kesesakan, saya cuma selalu berseru sama Tuhan. Ada di titik di mana saya lihat kenapa burung raja wali itu terbang sendirian tapi dia kalau terbang tinggi. Dia berada di bukit-bukit yang tinggi. Dia sendirian. Saya belajar bahwa di dalam kepemimpinan, dalam hidup kita juga, kita akan sampai di satu titik di mana kita enggak bisa ngandalin siapa-siapa. Kita harus sendirian dengan Tuhan. Amin. Ada hal-hal yang mentok deh. Orang enggak bisa tolong kita. Kita cuma bisa berseru sama Tuhan. Hari-hari ini saya sedang berbeban berat karena memikirkan beberapa orang-orang dekat saya sedang sakit gitu ya. Pastor Jojo lagi kurang sehat makanya enggak ikut ibadah malam ini. Lagi diare. Dan sebenarnya ini sudah akumulasi dari minggu lalu karena kelelahan ya diare. Kemudian tadi dia paksa mau berangkat. Saya lihat wajahnya sudah pucat dan saya bilang, "No, no, no. Kamu enggak ikut. Kamu istirahat." Saya langsung telepon ee kenalan kami untuk infus Pak Jojo di rumah. Lalu ada beberapa lagi yang sakit sedang dirawat ya di rumah sakit. Mungkin mereka enggak happy kayak kalau saya sebut namanya dari saya enggak sebut nama ya. Jadi ada beberapalah orang-orang dekat sedang diot di rumah sakit. Kemudian salah satu anak asuh saya ee yang saya [Musik] sayang ada di rumah sakit saat ini. Besok dia atau malam ini kami lagi tunggu jadwal operasi untuk ee otot di lututnya yang robek harus dioperasi. Ee yang membuat saya sesak bukanlah hanya karena mereka sakit. Tentu kalau orang-orang yang kita sayang sakit tuh kita sedih ya. Juga ada satu staf saya suaminya baru aja sembuh sekarang dia lagi di rumah sakit. Nah, yang membuat saya sangat sedih dan tertekan adalah gini, kesibukan saya membuat saya tidak bisa bersama mereka gitu. Tadi pagi saya lagi siapin firman. Untung salah satu jadwal dibatalkan sehingga saya punya waktu buat baca firman, untuk merenungkan firman. Saya enggak tahu dengan Anda, tapi dalam hidup saya, saya butuh Tuhan. Setiap pagi tuh kalau saya enggak punya waktu sama Tuhan, saya stres gitu. Makanya saya enggak suka sibuk. Saya batalkan salah satu agenda tadi pagi karena saya bilang gini sama PA saya, "Saya harus merenungkan firman." Saya bilang, "Saya enggak bisa." Akhirnya saya tinggal di rumah tadi pagi merenung firman. Lalu siang terpaksa harus siap-siap lagi karena ada janji meeting, urusan Yayasan Tangan Pengharapan. Tapi sambil siap-siap saya sempat breakdown. Saya bilang sama suami saya, saya bilang gini, "Mulai bulan depan saya enggak mau ada acara apapun tiap pagi sampai jam .00." Kenapa sampai jam .00? Karena setelah saya teduh, saya butuh olahraga untuk menjaga kesehatan saya. Saya butuh waktu makan siang sama anak-anak saya. Jam . Baru saya siap untuk meeting sampai malam enggak apa-apa. Karena tiap hari itu jadwal saya padat sampai jam 11.00 malam, Bapak, Ibu. Jadi, saking lelahnya jadwal enggak berhenti, pergi terus, pergi terus. Saya tuh enggak happy, gitu. Jadi, saya bilang sama suami saya, "Mulai bulan depan hapus semua jadwal saya. Saya hanya mau ketemu orang di atas jam .00." Saya bilang gitu. Karena kami ada calon mentoring, mentoring, mentoring. Saya senang melayani, tapi kesibukan itu membuat kita kering, gitu. Akhirnya saya bilang sama suami saya, "Cuma satu yang bisa membuat saya mau membatalkan waktu saya saat teduh adalah kalau orang itu mau mati." Saya bilang, "Sampai orang itu mau mati baru saya akan pergi." Saya bilang gitu. Ibaratnya Bapak Ibu bisa ngerti ya, rata putus asa saya dengan jadwal saya tuh sampai segitunya gitu. Karena kalau diturutin terlalu banyak orang yang mau ketemu dan hampir enggak sanggup saya gitu. Saya sampai bilang sama suami saya, "Apa harus saya yang ketemu? Enggak bisa. Bisa enggak kasih saya tuh gini, saya mau siapin firman Tuhan karena saya khotbah tuh seminggu lima. Boleh enggak saya dikhususkan hanya merenung firman, urusan-urusan yang lain bisa enggak? Orang lain aja saya bilang gitu." Enggak bisa. Kebanyak orang yang nuntut harus ketemu Ibu Heni gitu. Waduh, kalau Anda lihat DM di IG saya, konselingnya maunya sama Ibu Heni. Konselingnya maunya sama Ibu Heni. Menurut saya orang-orang ini terlalu berhala sih. Menurut saya Anda pikir saya hebat, Anda pikir saya Tuhan, saya gak bisa nolong Anda. Yang bisa nolong Anda tuh Tuhan. Kalau Anda dengar ibadah ini live, bahkan nanti tayangan ulang, Anda harus cari Tuhan kalau punya masalah. Anda jangan cari manusia. Manusia terbatas. Enggak ada manusia sakti. Saya jamin enggak ada manusia sakti. Cuma Tuhan yang bisa sembuhkan kamu. Hanya Tuhan yang bisa tolong kamu. Masalah pernikahanmu, masalah anak-anakmu, Tuhan yang bisa tolong kamu. Bukan saya. Amin. Apalah manusia kata firman Tuhan cuma hembusan nafas saja. Kita cuma debu. Sebagai hamba Tuhan aja saya bisa lelah dan saya butuh Tuhan apalagi, Saudara. Amin. Saya yakin ketika Anda belajar ngandalin Tuhan dan bukan manusia, Anda akan sampai di satu titik ini. Waktu saya punya masalah, nomor satu yang saya ingat cuma Tuhan. Cuma Tuhan. Di hidup saya ini enggak ada yang saya bisa andalin. Saya kasih tahu enggak ada konglomerat. Sementara tangan pengharapan itu kasih makan 7.500 anak gaji ratusan guru. Itu kalau staf sudah ngomong gini, "Bu Heni, kita butuh ini, kita butuh itu." Itu rasanya kepala saya ini mau meledak saudara. Belum kalau di gereja pengerja bertengkar orang Kristen itu ya saya bilang ya harus punya kasih. Baru dunia bisa tahu kita murid-murid Yesus. Bagaimana orang Kristen di sana sini bertengkar gak cocok pendeta. Orang tua bisa berantem sama anak, ipar bisa berantem sama adiknya gitu kan. Anak dan orang tua enggak bicara. Aduh sedih saya. Apa-apaan kita ini? Yuk. Kita butuh Tuhan di hidup kita. Jangan pakai kekuatan manusia. Kita gak mampu. Tuhan harus jadi sumber kekuatanmu, bukan uangmu, bukan kehebatanmu. Kita nih gak mampu tanpa Tuhan. Saya akan ingatkan terus itu. Allah itu bagi kita tempat perlindungan. Gak ada yang bisa meluputkan kita dari bahaya selain Tuhan. Tuhan itu kekuatan penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Katakan amin. Yeremia 17 ayat 7 berkata, "Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan." Anda mau diberkati, andalkan Tuhan. Berhenti ngandalin manusia. Pakai lututmu. Cari Tuhan. Kamu butuh uang. Jangan cari konglomerat. Jangan cari orang hebat, cari Tuhan. Dia sumber pertolongan. Seumur hidup saya, saya gak pernah minta-minta. Saya enggak punya tak mentality, bagger mentality. Saya punya giver mentality. Saya suka memberi, saya gak suka mengambil. Saya kasih tahu, punyalah mental memberkati, bukan mengambil. Orang kalau punya begger mentality, mental pengemis itu sukanya ngandelin manusia. Tapi kalau Anda punya tak giver mentality, Anda punya karakternya Tuhan. Tuhan itu karakternya suka memberkati. Kita akan selalu ngandalin Tuhan yang sanggup melimpahkan lebih dari yang kita butuhkan. Amin. Mungkin Anda bilang gini, "Bu Heni, saya doa-doa berseru sama Tuhan tapi Tuhan gak jawab." Nomor satu, sabar tunggu waktu Tuhan. Tuhan gak selalu jawab kita instan, Bapak, Ibu. Kita sudah doa lama, tapi Tuhan gak jawab. Eh, sampai hari ini ada pergumulan saya yang Tuhan belum jawab. Kenapa? Kita harus sabar. Tunggu waktu Tuhan, waktunya yang terbaik. Pengkotban 3 ayat 11 bilang, "Ia membuat segala sesuatu katakan indah pada waktunya. Bahkan ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak bisa menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. Kita gak ngerti banyak hal di hidup kita ini yang kita gak pahami. Jadi rahasia dan misterinya Tuhan kita. Saya sebagai hamba Tuhan gak bisa jelasin Bu Heni kenapa begini? Bu Heni kenapa begitu? Saya yakin gini. Ada hal-hal yang tetap jadi misterinya Tuhan buat kita. Karena Dia Tuhan dan kita cuma manusia. Jangan tanya dia. Don't question him. Why Lord? Why Lord? Just learn to give thanks. Katakan, "Terima kasih Tuhan, aku percaya segala sesuatunya indah pada waktummu." Amin. Ada orang yang kehilangan suaminya, dihibur gak bisa, dikonselingin gak bisa. kejar saya. Pokoknya saya harus ketemu Bu Henni gitu. Kenapa harus ketemu saya? Emangnya kalau ketemu saya dukamu bisa hilang, lukamu bisa sembuh? Saya cuma manusia. Saya aja kadang berduka. Bagaimana saya bisa mengangkat duka Anda? Dengar baik. Kita gak bisa ngerti jalannya Tuhan. Tapi tetap bersyukurlah kalau doamu belum dijawab, tetap bersyukurlah. Katakan segala satu indah pada waktu Tuhan. 1 Petrus 5 ayat 6 berkata gini, "Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat supaya kamu ditinggikannya pada waktunya." Orang-orang yang cari peninggian jangan promosi diri sendiri. Gak guna. Kalau kamu mau ditinggikan, firman Tuhan berkata, "Rendahkanlah hatimu." Tak perlu promosi diri sendiri. Tuhan yang pilih, Tuhan yang angkat. Amin. Saya kasih tahu, justru saya paling enggak pernah nongol dari kami pelayanan tangan parapan dari nol. Orang enggak pernah tahu saya pendirinya. Yang orang kenal suami saya. Karena yang di TV itu yang muncul suami saya karena suami saya ganteng dan pintar ngomong. Sementara saya enggak PD, jadi saya yang pegang kamera, saya rekam suami saya, kata-katanya saya yang susun. Sayang, kamu ngomong gini, dia yang ngomong. Karena dia PD sekali toh, ganteng sekali toh. Jadi di kamera enggak pernah gagal. Orang gak pernah tahu saya. Sampai satu hari Tuhan promosi saya, orang bingung loh. Enggak pernah muncul kok tahu-tahu istrinya. Saya kasih tahu kalau Anda ndak cari peninggian untuk dirimu sendiri, justru Tuhan promosi kamu yang dipandang hina sama dunia, yang dipandang rendah, yang dipandang gak berarti, itu yang Tuhan bikin berarti. Amin. Yang terakhir, kenapa doa kita gak dijawab Tuhan? Mungkin Anda ada bilang gini, "Tuhan, aku sudah berseru-seru tapi Tuhan gak jawab. Bu Heni, aku sudah ngandalin Tuhan, tapi Tuhan enggak jawab. Tadi pagi saya dapat ini. Kejahatan dosa itu sumber masalah. Kita tahu dalam dalam Yesaya 59 dikatakan dosa adalah penghambat keselamatan. Ayat pertama bilang gini, "Sesungguhnya tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan dan pendengarannya tidak kurang tajam untuk mendengar. Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu. Dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu sehingga Ia tidak mendengar ialah dosamu. Mungkin ada yang nanti bilang gini, "Bueni, saya enggak jahat. Saya juga enggak hidup dalam dosa." Tapi Tuhan tetap enggak dengar. Bahkan saya puasa, Bu Heni. Saya puasa-puasa, tapi Tuhan tetap enggak jawab. Yesaya 35 ayat 3. Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga? Sesungguhnya pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu dan kamu mendesak-desak semua buruhmu. Sesungguhnya kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini, suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi. Ayat 6 kita baca sama-sama. Bukan berpuasa yang kukhendaki ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman dan melepaskan tali-taliku supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah. Dan apabila engkau melihat orang telanjang supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri. Ayat 8 baca sama-sama. Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera. Kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan Tuhan menjadi barisan belakangmu. Ayat 9. Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan Tuhan akan menjawab. Amin. Engkau akan berteriak minta tolong dan ia akan berkata, "Ini aku apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah. Apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kau inginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas, maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari. Tuhan akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering dan akan membaharui kekuatan-Mu. Engkau akan seperti tanah taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan. Ada yang rindu doamu dijawab Tuhan? Simpel gini. Tuhan enggak jawab doa kita yang pertama karena kita harus sabar. Tunggu waktu Tuhan. Yang kedua, coba periksa hatimu, periksa hidupmu. Apakah masih ada dosa? Yang kedua, apakah jalan-jalanmu sudah benar? Anda doa buat usahamu, usahamu gak jalan. Pertanyaannya, menjalankannya sudah benar belum? Tuhan gak jawab doa kita kalau kita hidup dalam dosa. Yang terakhir, Tuhan gak jawab doa kalau kamu jahat sama sesama. Kadang-kadang proses dari Tuhan dalam hidup kita simpel hanya untuk mengubah hati kita, merendahkan hati kita, mengikis karakter kita yang buruk, mengikis keserakahan dalam hati kita. Banyak orang-orang yang saya layani dan doakan. Dia bilang, "Bu Heni, saya sudah capek doa. Usaha saya enggak jalan. Tuhan enggak buka jalan. Malah sekarang tambah banyak masalah. tiba-tiba dari pajak semua periksa keuangan perusahaan saya, saya malah harus didenda dan lain sebagainya. Saya diam dan saya renungkan dan saya dengarkan baik-baik. Simpel sebenarnya. Gimana Tuhan mau tolong kamu? Kamu harus bereskan dulu bisnismu. Pajak harus bayar. Gaji pegawai gak boleh tahan. Hutang harus dibereskan. Coba periksa apakah hidupmu merugikan orang lain. Karena waktu kita doa minta Tuhan tolong kita, ada orang lain yang berteriak karena kejahatan kita. Masih mendesak buru-buru, masih bertengkar sama orang. Suami istri kalau lagi dalam masalah justru harus sehati. Jangan bertengkar, jangan berkelahi. Biasa kalau enggak ada uang malah ribut suami istri. Padahal harusnya datang sama-sama sehati doa minta sama Tuhan, buka jalan Tuhan. Yesaya 40 ayat 29 bilang gini, dia memberi kekuatan kepada yang lelah. dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Ayat 31 bilang gini, "Orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru. Mereka seumpama Raja Wali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya. Mereka berlari tidak menjadi lesu. Mereka berjalan dan tidak menjadi lelah." Katakan amin. Katakan dia memberi kekuatan kepada lelah, memberi semangat kepada yang tidak berdaya. Saya ingin tanya, ada Anda yang butuh kekuatan yang baru malam hari ini? Ada Anda yang mulai lesu dan tidak berdaya dan butuh semangat yang baru, butuh api dari Tuhan? Dengar. Nanti-nantikanlah Tuhan. Saya ingin akhiri. Waktu kita menanti-nantikan Tuhan, apa yang kita lakukan? Bukan diam gitu aja, bukan. menantikan Tuhan tuh gini, menyembah Dia lalu ambil waktu mendengar dia. Sambil mendengar dia minta rohnya menyelidiki hatimu. Karena kadang-kadang kita gak tahu sebenarnya salah kita di mana. Tapi Roh Kudus saat kita menantikan Dia, dia akan kasih hikmat sama kita. Apa yang harus kita perbaiki? Sebenarnya apa yang salah? Waktu menantikan Tuhan, kita akan dapat kekuatan baru tuh waktu gini. Tuhan memberi hikmat yang menyelesaikan masalah kita. Tiba-tiba rohnya membakar roh kita sehingga kita punya semangat yang berapi-api lagi. Kuncinya harus punya waktu menanti-nantikan Tuhan. Berhenti dari kesibukanmu pagi hari atau malam hari gak masalah. Tapi Anda harus punya waktu sama Tuhan. Nantikan dia. Kita di hidup ini gak bisa tanpa Tuhan. Orang yang butuh Tuhan tandanya gini, dia punya waktu untuk Tuhan. Karena dia tahu Tuhan sumber kekuatan, Tuhan sumber hikmat. Daradalah sumber hikmat. Amin. Daradanyaalah sumber kekuatan. Orang yang ngandal kekuatan sendiri, kerja sana, kerja sini, sibuk ini, sibuk, itu gak punya waktu di kaki Tuhan. itu orang yang ngandalin kekuatan sendiri. Tapi kalau Anda mengandalkan Tuhan, Anda ngerti aku butuh menanti-nantikan Tuhan. HikmatK terbatas. Aku butuh hikmat Tuhan. Malam ini kita sembah Tuhan lagi sama-sama saya ngajak Anda menantikan Tuhan. Arahkan pikiranmu sama Tuhan. Buka hatimu. Minta Tuhan lawat engkau. Mari buka hatimu lawat Tuhan. Kami semua Engkau Tuhan segalanya [Musik]
Apapun masalahmu, hanya DIA yang sanggup menolongmu‼️ Ps Henny Kristianus || Motivasi Kristen
Channel: Motivasi Kristen
Share transcript:
Want to generate another YouTube transcript?
Enter a YouTube URL below to generate a new transcript.